Minggu, 21 Juni 2009

all about KETIDAKSINKRONAN

once upon the time, dipagi hari si mama tercinta menyuruh anaknya yang tersayang ini untuk membeli toge di toko kelontong "batak" .

mama : ne, beliin toge di warung batak ya.
anne : iya. berapa?
mama : seribu aja.

dan akhirnya, meluncurlah gue dengan motor M3W (Motor Mio Merah Warnanya), disinari sinar matahari dari ufuk timur yang menyinari di setiap meter jalan gue. Berasa di film cowboy, tapi bedanya gue lebih modern dan mereka cuma pake kuda dan pecutnya. Walau terkadang gue terjerembab kedalam lubang nista (aspal jelek) yang berusaha menguji keimananku dan motorku.

sampailah ke warung batak

annelucupisan: bu, beli TAHU nya seribu
ibuibu: hah? seribu? jadi cuma 2 atuh neng!
annelucupisan: hah? (garuk-garuk) pokoknya seribu deh bu.

sesampainya dirumah, si mama bukannya berterima kasih malah ngomel. Dan setelah mengingat-ngingat ternyata gue salah komando. harusnya beli toge, gue malah beli tahu. Mungkin kalo suatu saat nenek gue nyuruh beli kripik, yang gue beli malah krupuk.

dan gue masih ada lagi
waktu gue masih pertama kali masuk ke SMP, gue sering naek kendaraan elit yang bisa menyelamatkan gue sampai tujuan (Angkot). Dan pada saat itu ketidaksinkronan antara mulut dan pikiran gue terjadi.
ketika gue mau berhenti dimana tempat gue berhenti, yang biasanya gue bilang "kiri" jadi..

anne imut: ASSALAMUALAIKUM , eh kiri
ibu-ibu, penumpang angkot: tertawa diatas penderitaan gue.

lha, gue memberi salam kok malah tertawa? dosa lho bu!
huehehe.

ketidak sinkronan antara mulut dan pikiran memang sangat sangat memalukan. yang asalnya kita pengen ngomong "JELEK", jadi "EEK" . Yang kita asalnya mau bilang "KURANG", jadi "KORONG".

nikmatilah hidup anda, jangan biarkan ketidaksinkronan membantai anda. WASPADALAH.. WASPADALAHHH !!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar